Bilingual Articles: Dinosaurs Extinction Theories

Dinosaurs Extinction Theories
Teori-teori Kepunahan Dinosaurus
 
 
Several theories have been proposed about why the dinosaurs disappeared from the face of the earth. In recent years, one popular theory proposes that climatic changes caused the dinosaurs to become extinct. This climatic change theory says that millions of years ago the climate of the world gradually1 became colder. As the earth slowly became colder, fewer plants were able to grow. The cold weather finally resulted in a severe2 shortage3 of food for the dinosaurs. As you probably know, most of the dinosaurs were vegetarians, and they depended on plants for their food supply. In summary, the disappearance of the dinosaurs was caused directly by a shortage of plants to eat, and indirectly by a change in the climate.
Beberapa teori telah diajukan tentang mengapa dinosaurus menghilang dari muka bumi. Dalam beberapa tahun terakhir, satu teori populer menyatakan bahwa perubahan iklim menyebabkan dinosaurus punah. Teori perubahan iklim ini mengatakan bahwa jutaan tahun yang lalu iklim dunia secara bertahap makin dingin. Ketika bumi perlahan-lahan makin dingin, makin sedikit tanaman yang mampu tumbuh. Cuaca dingin akhirnya mengakibatkan kekurangan makanan yang parah untuk dinosaurus. Seperti yang mungkin kalian ketahui, sebagian besar dinosaurus adalah vegetarian, dan mereka bergantung pada tanaman sebagai pasokan makanan mereka. Singkatnya, lenyapnya dinosaurus disebabkan langsung oleh kekurangan tanaman untuk dimakan, dan secara tidak langsung disebabkan oleh perubahan iklim.
 
Today there is new evidence for the theory that the dinosaurs did not disappear gradually, but that they disappeared quickly and suddenly. This theory is known as the asteroid theory. It states that a huge asteroid, or perhaps a comet, hit the earth about 65 million years ago. When this comet or asteroid hit the earth, it caused a huge dust cloud. The huge dust cloud covered the whole earth and blocked out the sun for months. Since there was no sun for many, many months, most of the plants on earth died. The dinosaur's food supply was destroyed in a period of months.
Sekarang terdapat bukti baru untuk teori yang menyatakan bahwa dinosaurus tidak hilang secara bertahap, tetapi mereka menghilang dengan cepat dan tiba-tiba. Teori ini dikenal sebagai teori asteroid. Teori ini menyatakan bahwa asteroid besar, atau mungkin sebuah komet, menghantam bumi sekitar 65 juta tahun yang lalu. Saat komet atau asteroid ini menghantam bumi, komet atau asteroid tersebut menghasilkan awan debu yang sangat besar. Awan debu besar ini menutupi seluruh bumi dan menghalangi sinar matahari selama berbulan-bulan. Karena tidak adanya matahari selama berbulan-bulan, sebagian besar tanaman di bumi mati. Pasokan makanan dinosaurus hancur dalam jangka waktu selama beberapa bulan.
 
While this asteroid theory is not new, what is new is the evidence for the theory. Until recently there was no evidence that an asteroid or a comet had hit the earth 65 million year ago. What happened recently was that scientists found large amounts of a rare earth element called iridium all over the world. This iridium was found in layers of the earth that are 65 million years old. The iridium was found in the same layers where the bones of the last dinosaurs were found.
Sementara teori asteroid ini bukanlah hal yang baru, apa yang baru adalah bukti untuk teori ini. Sampai saat ini tidak ada bukti bahwa sebuah asteroid atau komet telah menghantam bumi 65 juta tahun yang lalu. Apa yang terjadi baru-baru ini adalah para ilmuwan menemukan unsur tanah yang langka dalam jumlah yang besar yang disebut iridium di seluruh dunia. Iridium ini ditemukan di lapisan bumi yang berusia 65 juta tahun. Iridium itu ditemukan di lapisan yang sama di mana tulang-tulang dinosaurus terakhir yang ditemukan.
 
The element iridium is very uncommon, in fact rare, on the earth. It is an element, however, that is more often found in space. Scientists speculate4 that this iridium was brought to earth 65 million years ago when a comet or asteroid hit the earth.
Unsur Iridium sangat tidak umum, bahkan pada kenyataannya langka, di bumi. Iridium adalah sebuah elemen, namun, lebih sering ditemukan di ruang angkasa. Para ilmuwan berspekulasi bahwa iridium ini dibawa ke bumi 65 juta tahun yang lalu ketika sebuah komet atau asteroid menghantam bumi.
 
The comet or asteroid theory explains two things: (1) It explains the large amounts of the rare element iridium found in the 65 million years old layers of earth, and (2) it explains why the dinosaurs disappeared from the earth. Today scientists continue to debate two theories: the climatic change theory and the asteroid theory. In the future, new evidence may be found that supports a totally new theory of why the terrible lizards died out.
Teori komet atau teori asteroid menjelaskan dua hal: (1) Teori tersebut menjelaskan sejumlah besar dari unsur iridium langka yang ditemukan di lapisan bumi yang berumur 65 juta tahun, dan (2) ini menjelaskan mengapa dinosaurus menghilang dari bumi. Sekarang para ilmuwan terus memperdebatkan dua teori: teori perubahan iklim dan teori asteroid. Di masa depan, mungkin dapat ditemukan bukti baru yang mendukung teori yang benar-benar baru tentang mengapa kadal yang mengerikan ini punah.
 
 
Difficult Words
1. Gradually (adverb): dengan cara bertahap, perlahan.
2. Severe (adjective): parah.
3. Shortage (noun): keadaan atau situasi di mana sesuatu yang dibutuhkan tidak dapat diperoleh dalam jumlah yang memadai, kekurangan.
4. Speculate (verb): membentuk sebuah teori atau dugaan tentang subjek tanpa bukti kuat, spekulasi.


Tags: Bilingual articles



Anda harus sign in untuk menuliskan komen

Comments