Making a Polite Request: Would You Mind?

 
"Would you mind …?” = “Apakah kamu keberatan jika …”.
 
Frase ini kita gunakan untuk meminta tolong dengan sopan ke orang lain.
 
Frase ini punya 2 pemakaian. Masing-masingnya berbeda struktur dan makna.
 
Perhatikan kalimat di bawah ini:
 
X: "Would you mind opening the window?" [Diikuti present participle]
Y: "Would you mind if I opened the window?" [Diikuti If + I + past form]
 
Dari contoh di atas, strukturnya udah terlihat beda. Kalimat si X pakai present participle (atau bahasa jalanannya, V-ing), sedangkan kalimat si Y pakai klausa-if.
 
Bagaimana dengan perbedaan maknanya? Coba kita artikan:
 
X: "Boleh minta tolong (kamu) untuk bukain jendelanya?"
Y: "Boleh gak kalau aku membuka jendelanya?"
 
Maksud dari kalimat si X: si X minta tolong lawan bicaranya untuk membuka jendela. Jadi di kepalanya si X, yang membuka jendela itu lawan bicaranya.
 
Maksud dari kalimat si Y: si Y minta izin ke lawan bicaranya supaya si Y boleh melakukan sesuatu. Jadi di kepalanya si Y, yang membuka jendela itu dirinya sendiri.
 
 
Catatan:
  • Kita menggunakan "would you mind + present participle" untuk minta tolong lawan bicara kita melakukan sesuatu.
  • Kita menggunakan "would you mind + if + I + past form (V2)" untuk minta izin kepada orang lain agar kita boleh melakukan sesuatu.
 


Tags: Use of english



Anda harus sign in untuk menuliskan komen

Comments