How to Use "Yet"

Kata "yet" punya banyak kegunaan. Selain itu, maknanya itu bisa jauh antara satu dengan yang lain.
Coba kita lihat kapan aja kita bisa pakai "yet":
 
 
"Yet" in conversational English
Ini adalah bentuk "yet" yang paling umum. Mungkin kita udah familiar sama arti "yet" yang ini. Coba lihat kalimat di bawah ini:
 
A: "Have you ever been to Semarang?" [Udah pernah ke Semarang?]
B: "I haven't been to Bali yet." [Gue sampai sekarang belum pernah ke Bali]
 
Struktur: Di kalimat negatif, di akhir kalimat.
Artinya:  Belum.
 
Kalimat ini punya bentuk singkatnya, yaitu: "not yet". Bentuk singkat ini yang lebih sering kita dengar daripada bentuk panjang yang di atas. Jadi percakapan di atas bisa kita ganti menjadi:
 
A: "Have you ever been to Semarang?" [Udah pernah ke Semarang?]
B: "Not yet." [Belum.]
 
Exception: Bentuk "yet" juga bisa kita pakai di kalimat tanya, di akhir kalimat. Kalimat tanyanya juga positif. Coba lihat kalimat tanya di bawah ini:
 
C: "Have you seen Chris?" [Udah liat Chris atau belum?]
D: "Have you seen Chris yet?" [Udah liat Chris atau belum?]
 
Kalimat yang C dan D artinya sama saja.
 
By the way, perhatikan bahwa penggunaan "yet" hanya kita letakkan dalam present tenses.
 
 
"Yet" as a conjunction.
Kata "yet" juga bisa kita gunakan sebagai kata hubung. Coba lihat kalimat ini:
 
"Jim routinely exercises, yet he gets sick easily."
 
Kalo kita tebak artinya sama kayak "but", ya kan? Arti kalimat di atas adalah:
 
[Jim berolahraga rutin, tapi dia gampang sakit.]
 
That's right. "Yet" and "but" are synonymous. Sinonim total? Nah kalo soal ini ada dua pendapat. Pertama, "yet" dan "but" bener-bener sinonim total. Pendapat kedua, kalimat yang pakai kata "yet" lebih nampol atau mengagetkan dibandingkan dengan "but".
 
Sebagai catatan tambahan, kata "yet" boleh kita modif menjadi "yet...still". Contoh:
"Jim routinely exercises, yet he still gets sick easily."
 
 
"Yet" in formal English
Kalo dalam konteks formal, "yet" ada di kalimat positif, dan tidak kita letakkan di belakang kalimat. Kita letakkan "yet" setelah "verb" atau kata kerja. Konteksnya tetap di present tenses.

"We have yet to speak to our teacher." [Kita belum bicara ke guru kita.]

Perhatikan:

1. Kalo di konteks formal, kita tambahkan kata "to" setelah "yet". Sehingga bentuknya jadi: "yet + to".

2. Meskipun bentuk kalimatnya positif, maknanya tetap negatif, yaitu belum.

Contoh lainnya: "I have yet to know whether the gasoline price will increase or not." [Saya masih belum tahu apakah harga minyak akan naik.]


Tags: Grammar



Anda harus sign in untuk menuliskan komen

Comments